Tampilkan postingan dengan label SASTRA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SASTRA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Mei 2016

hai teman, apa kabar?

gadis magelang periang,
penyuka mentari
putri pria berseragam coklat
peracik obat,
mahir menggoyang angklung

selalu ada getar ketika mata ini memandangnya
pada masa abu-abu di kota kembang

sayangnya,
tak banyak bicara yang tercipta
hanya ribuan salting,
manakala ku lewat samping kelas nya

pernah kuberi ia toblerone
di depan pintu kelas bergaya belanda
di lorong berlantai tehel

juga,
lembaran-lembaran cerita,
naskah cinta tersirat untuknya

hai teman,
apa kabar?

Sabtu, 13 Agustus 2011

puisi KEHIDUPAN

Menahan derita
akibat kesedihan yang tidak beralasan
Sungguh aneh bukan?
Apakah tidak ada pekerjaan lain?
Suatu pertanyaan bijaksana,, mungkin

Akankah semua dapat berubah
apabila kita hanya meratapinya saja?

Memacu semangat yang sempat hilang
itulah yang semestinya dilakukan
Tanpa semangat hidup,
kita hanya dikendalikan oleh waktu saja
yang mungkin terpaksa kita jalani
tanpa berusaha untuk mencari sebuah MAKNA KEHIDUPAN

Untuk apakah kita hidup?
itulah yang mesti kita renungkan
agar setiap detik hidup kita tidak dilalui percuma
melainkan menjadikannya sebagai sebuah CATATAN PERJALANAN HIDUP

Kamis, 04 Agustus 2011

puisi malam

Malam pun datang lagi
meninggalkan semua kenangan selama satu hari ini
Fajar hanya tinggal menunggu waktu
untuk menampakkan dirinya dengan sejuta berkas cahayanya
Pengalaman baru akan terjadi
dan pengalaman lama pun dapat terulang kembali
Semua akan bergantian (datang dan pergi)
untuk mewarnai yang namanya KEHIDUPAN


10 Juni 2011,
Cimahi (S*t**ia)

Selasa, 02 Agustus 2011

puisi jiwa

Kau lah sumber sukaku
Tanpa-Mu aku bagaikan sebutir pasir di padang gurun
tidak berarti apa-apa
Kasih-Mu tulus tiada duanya
dan tidak ada yang menyamainya
Kasih-Mu segarkan jiwaku

Aku ingin merdeka
bebas dan tanpa batasan apapun
tetapi itu hanya akan membuatku bodoh dan kurang berkhidmat
Engkau memang sudah mengatur segalanya ya Tuhan

Jiwaku adalah milik-Mu seutuhnya
itu sudah mutlak
Pakailah aku seturut kehendak-Mu ya Tuhan

Jumat, 29 Juli 2011

Puisi untuk Sang Pujaan Hati

Untuk dirimu, pujaan hatiku
Aku datang ke dunia ini untuk menjadi bagian dalam hidupmu
Melalui berbagai pengalaman hidup hingga aku menemukan mu
dan waktu pun mendekatkan kita

Lalu aku mulai mencoba untuk lebih mengenalmu
luar dan dalam, lebih dekat dan lebih dekat
Sampai momen itu pun tiba
dimana aku memutuskan bahwa engkaulah orang yang tepat
untuk menjadi temanku dalam mengarungi kehidupan ini
Menemaniku dalam melalui masa tuaku
hingga maut pun akhirnya memisahkan kita

Sekali lagi,
ini semua teruntuk dirimu, pujaan hatiku


3 Juli 2011,
Cimahi (S*t**ia)